Agama dan Budaya dalam Tradisi Nyekar (Studi Deskriptif di Desa Kapedi Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep)

Perihal

Agama, Budaya, Tradisi Nyekar

Deskripsi

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi jalannya tradisi, serta
fungsi tradisi Nyekar, di Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data yang diperoleh
dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi berpartisipasi, wawancara
mendalam dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri
dengan menggunakan alat bantu kamera dan alat tulis. Analisis data yang
digunakan adalah kategorisasi dan perbandingan berkelanjutan. Keabsahan data
diperoleh melalui triangulasi metode dan sumber. Data yang diperoleh dari
penelitian ini adalah: (1) Makna nyekar yaitu sebagai wujud do’a agar diberi
ampunan bagi yang sudah meninggal, serta menabur bunga diatas makam bagi
orang yang telah meninggal dunia. (2) Alasan melakukan nyekar (a) ekocak nak
potoh setak mabelih tetthe dhuleng(b) ekacaca tatangghe(c) ekocak tak
ngabekteh(3) Interelasi Agama dan Budaya.Dalam hal ini agama merupakan
bagian dari budaya dan begitu sebaliknya, dimana keduanya sama-sama
menciptakan norma-norma dan prilaku-prilaku yang kemudian menjadi rutinitas
atau tradisi bagi manusia dalam bermasyarakat. Fungsi tradisi Nyekar adalah
sebagai bentuk mendo’akan leluhur yang sudah meninggal dan melestarikan
warisan leluhur serta mengingatkan pelakon nyekar pada kematian. Dalam
penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pada jaman sekarang masih
banyak masyarakat yang percaya dengan tradisi Nyekar, untuk mendo’akan
leluhur. Walau Pelakon nyekar yang datang memiliki tujuan masing-masing yang
berbeda.

Pembuat

Nurul Badriyah

Tanggal

19 April 2018

Item Relations

This item has no relations.

Social Bookmarking